Skip to main content

Rahasia Sukses Bisnis Toko Kelontong Eceran

Toko Kelontong

PALINGUNTUNG.COM – Cari usaha itu tak perlu yang susah-susah yang penting menguntungkan silahkan pilih. Jangan terpaku mencari usaha yang jarang orang menekuninya. Zaman sekarang ini setiap usaha yang sukses biasanya akan dikuti oleh orang lain. Siap usaha ya siap bersaing begitulah prinsip berbisnis yang bagus.

Jangan pula menganggap remeh usaha yang sudah lama ada dengan alasan sudah ketinggalan zaman. Contohnya Bisnis Toko Kelontong atau Warung Kelontong. Anda Pasti tidak asing dengan bisnis yang satu ini karena memang cukup banyak pemainnya. Lihat saja disetiap kawasan padat penduduk atau perumahan hampir dipastikan ada toko kelontong baik yang skala kecil maupun besar.

Meskipun sekarang ini Minimarket sudah merambah kepedesaan tapi keberadaan toko kelontong ini masih tetap dibutuhkan. Tak jarang sebuah toko kelontong bisa sukses, yang tadinya toko kecil menjelma menajdi toko besar. Kesuksesan semacam ini tentu bisa diraih asalkan dalam mengelola bisnis toko kelontong menerapkan trik-trik atau strategi bisnis yang yahud.

Kelebihan dari Bisnis toko kelontong adalah mudah untuk dijalankan jadi siapapun bisa melakukannya dan pembelinya selalu ada jadi resikonya lebih kecil. Bisnis toko kelontong ini bisa dijadikan sebagai usaha utama ataupun sampingan.

Jika semua orang bisa merintis bisnis ini lalu bagaimana caranya agar bisa sukses? Baca terus sampai habis karena saya akan membocorkan rahasia sukses bisnis toko kelontong eceran.

Baca juga :
Cara Jitu Mengelola Keuangan Toko Kelontong
Cara Menentukan Harga Jual Barang Toko kelontong
Cara Memilih Nama Toko kelontong yang Bagus

Agar bisnis toko kelontong Anda bisa sukses rahasianya adalah….

1.Modal yang cukup

Percaya atau tidak dengan modal 1 -2 juta saja bisa buka usaha toko kelontong? Memang bisa tapi skalanya masih kecil sehingga stok barangnya terbatas. Bisa ditebak omsetnya juga terbatas. Berbeda jika tokonya lengkap artinya serba ada, peluang omsetnya juga besar.

Itulah mengapa jika ingin sukses berbisnis toko kelontong modal menjadi syarat utama tanpa modal yang cukup hasilnya juga kurang menjanjikan atau sekedar punya warung. Minimal barangnya komplit  meski Stok terbatas nanti jika toko kelontong sudah berjalan sedikit demi sedikit menmbah stoknya.

Muncul pertanyaan berapa modal ideal untuk buka toko kelontong? Sebenarnya relatif tergantung kebutuhan namun saya rasa dengan modal 20-30 juta sudah cukup untuk sebuah toko kelontong eceran tapi dengan catatan alat-alat dan lokasi sudah tersedia.

2.Lokasi Toko Kelontong strategis.

Toko kelontong yang modalnya besar sehingga barangnyapun komplit tapi lokasinya kurang  strategis misalnya bukan dijalan utama atau bukan dipemukiman padat penduduk, peluang suksesnya akan semakin kecil. Kebanyakan orang akan mencari toko yang mudah dijangkau bukan yang harus masuk gang yang jarang dilewati orang.

Pastikan lokasi toko kelontong yang anda pilih strategis, dalam hal ini anda bisa belajar pada minimarket ternama dalam memilih lokasi. Ciri-ciri lokasi toko kelontong yang strategis diantaranya berada dijalur lalu lintas warga,  ditengah pemukiman padat penduduk seperti perumahan, dekat dengan pusat keramaian, dilalui jalur distribusi, Dekat dengan Fasilitas sosial atau fasilitas umum.

3.Harga yang Murah

Bagaimanapun juga harga masih menjadi daya tarik sebuah toko kelontong untuk itu patoklah harga yang murah namun tentu saja tidak harus semua barang harganya murah karena nantinya keuntungan juga menjadi terbatas.

Strateginya adalah terapkan harga yang murah untuk barang-barang yang memang banyak dibutuhkan orang tiap hari contohnya beras, gula, minyak, telur ayam, Gas LPG. Sedangkan barang-barang lainnya bisa menerapkan harga yang standar (Disarankan) atau sesuai dengan keinginan Anda.

4.Pasokan dari Distributor

Harga jual yang murah sangat tergantung dari mana pasokan barang berasal jika dapatnya murah maka jualnya juga bisa murah. Pasokan barang yang berasal dari Distributor langsung biasanya harganya lebih murah dibandingkan jika belanja ketoko grosir.

Usahakan mendapatkan pasokan barang dari distributor langsung seperti dari Garuda food, Wings, Balina, Ultra, Artaboga, Mayora dan lain-lain. Jika toko Kelontong masih baru mungkin belum bisa langsung mendapatkan pasokan dari disrtributor tapi jika toko sudah berjalan biasanya distributor akan datang sendiri ke toko kelontong.

5.Barangnya lengkap

Salah satu daya tarik kenapa orang mau belanja ketoko kelontong adalah barangnya lengkap jadi belanjanya bisa sekalian. Dengan barang yang lengkap tampilan tokonya juga lebih meyakinkan dari pada toko yang barangnya sedikit. Jika orang melihat tokonya komplit biasanya menyangka harganya murah jadi tidak ragu untuk berbelanja.

Barang yang djual jangan hanya terbatas pada sembako tapi sediakan juga barang kebutuhan lain yang mungkin tidak dibeli tiap hari seperti peralatan listrik, Pulsa, Sandal, Peralatan kebersihan, Mainan, Peralatan rumah tangga. Jika toko kelontong anda sudah dikenal toko yang komplit biasanya orang tak segan segan berbelanja ketoko Anda karena yakin kalau barangnya dijual disana.

6.Pelayanan yang prima

Poin ini jangan sampai terabaikan karena akan mempengaruhi kepuasan pembeli sehingga mau jadi langganan. Bentuk pelayanan yang prima sebuah toko kelontong diantaranya cekatan ketika melayani pembeli, ramah, menghitung belanjaan tepat.

Untuk itu toko kelontong perlu peralatan yang memadai seperti timbangan yang akurat, kalkulator, Motor untuk mengantar barang dan lain-lain. Bila perlu tempelkan stiker harga atau daftar harga sehingga tidak salah ketika menghargai barang karena jika salah dan kemahalan bisa membuat pembeli kapok.

Sebagai bentuk terima kasih kepda pelanggan setia tidak ada salahnya kalau setiap lebaran memberi bingkisan lebaran (THR) meski Cuma sebotol sirup.

Demikianlah informasi seputar Rahasia Bisnis Toko kelontong Eceran Semoga bermanfaat !
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar